Senin, 04 April 2011

Samurai



Samurai adalah satuan elit di era pra-industri di Jepang, Hampir sama dengan Knight yang menganut sistem Feodalisme di Eropa. 



Samurai mengabdi dengan para Daimyo dan berperang untuk mereka. Namun, samurai memiliki kode keksatriaan yang disebut dengan Bushido.

Salah satu tradisi yang mungkin paling terkenal di dunia adalah kebiasaan samurai untuk melakukan Seppuku ketika mereka mengalami kekalahan. Daripada menanggung malu, para Samurai biasanya melakukan ritual bunuh diri dengan merobek perut mereka dengan pedang kecil dan kemudian dipenggal oleh seseorang yang dia minta terlebih dulu untuk melaksanakannya.

Samurai membanggakan diri mereka akan kemahiran berperang dengan menggunakan pedang khusus untuk para samurai yang disebut Katana. Selain katana, dalam pertempuran Samurai juga menggunakan Naginata dan Yumi (semacam tombak dan panah khas jepang) Mereka juga menggunakan Armor khas yang dilengkapi helm dengan tanduk seperti kumbang.




Samurai harus berakhir di masa restorasi Meiji, dimana Kaisar jepang yang ingin memodern-kan Angkatan bersenjatanya dan mulai mengadopsi Kemiliteran Barat yang menggunakan senjata api dan meriam. Dengan ketiada-gunaannya lagi dalam berbakti kepada Kaisar, banyak orang Samurai melakukan seppuku karena merasa tidak berguna. 

Namun masih ada juga yang berpikiran terbuka dengan bergabung dengan Tentara Kekaisaran Jepang dan tetap memegang semangat Bushido. Semangat Bushido terus hidup dalam Angkatan bersenjata, contoh paling mencolok bisa kita lihat dalam serangan Kamikaze yang dilancarkan pilot-pilot jepang untuk menghancurkan Kapal Perang Amerika Serikat dalam Perang Dunia II.



.