Minggu, 10 April 2011

Ninja



Ninja atau Shinobi (忍者 atau 忍び?) adalah seorang mata - mata zaman feodalisme di Jepang yang terlatih dalam seni ninjutsu (secara kasarnya "seni pergerakan sunyi"). 

Ninja, seperti samurai, mematuhi kode etik mereka sendiri, yang disebut ninpo. Menurut sebagian pengamat ninjutsu, keahlian seorang ninja bukanlah pembunuhan tetapi penyusupan. 

Ninja berasal dari bahasa Jepang yang berbunyi nin yang artinya menyusup. Jadi, keahlian khusus seorang ninja adalah menyusup dengan atau tanpa suara.

Kemunculan ninja pada tahun 522 M berhubungan erat dengan masuknya seni nonuse ke Jepang. Seni nonuse inilah yang membuka jalan bagi lahirnya ninja.

Merupakan pasukan elit di Masa Feudal jepang yang mengabdi pada Daimyo-daimyo jepang. Di zaman Sengoku (Zaman perang saudara). Ninja digunakan untuk menyusupi benteng-benteng musuh dan menyabotase persenjataan atau melakukan pembunuhan lawan politik dan militer.

Berbeda dalam gambaran yang kita dapatkan di Film dan media-media lainnya. Ninja sangat jarang mengenakan pakaian hitam yang seperti kita lihat di Film. Kebanyakan mereka yang beroperasi di siang hari menggunakan pakaian yang membaur dengan masyarakat sekitar dan menyelipkan senjata-senjatanya di dalam bajunya. Salah satu senjata-senjata ninja yang terkenal adalah Shuriken, Kunai dan Smoke bomb.

Ninja pun pada akhirnya kehilangan perannya dalam peperangan setelah masa perang saudara di jepang berakhir yang ditandai penyatuan Jepang dibawah Shogun Tokugawa Leyatsu. Namun ketertarikan dunia akan keeksotisan ninja tidak pernah berakhir. Dua propinsi di Jepang yang paling terkenal menghasilkan ninja adalah propinsi Iga dan Koga.




.