Rabu, 01 April 2015

6 Model Rambut Suku-Suku di Dunia dan Kisah Dibaliknya



Berbagai tren rambut yang ada sangat banyak macamnya namun itu semua adalah berdasarkan atas bentuk wajah dan pribadi seseorang ataupun juga hanya sekedar mengikuti jaman tanpa peduli cocok atau enggaknya. 

Bagi kamu para pria, ketika memasuki sebuah barber akan terpampang berbagai macam model potongan rambut pria yang bisa dijadikan inspirasi. Begitu juga para wanita yang terpaku pada sebuah majalah mode untuk mencari model rambut terbaru, namun tahukah kamu bahwa beberapa tren model rambut tersebut, berasal dari model rambut orang-orang jaman dulu yang merubah rambutnya atas makna tertentu.



1. Para Samurai dan Rambut Chonmage


Chonmage adalah tatanan rambut samurai kuno di jepang. Dan kita masih bsa melihat mereka dlm program olahraga sumo dan sandiwara sejarah di televisi jepang. Mungkin gambar tatanan rambut tersebut adalah suatu gambar yg biasa, namun tatanan rambut tersebut merupakan suatu gaya yg sangat keren dan unik pda masanya.

Akar dari chonmage adalah simpul ata Honda-mage, yg aslinya dikenakan oleh samurai dari keluarga Honda di provinsi Ise selama jaman Edo. Dan secara bertahap menyebar keseluruh negeri. Tatanan rambut tersebut benar2 terkenal pada era Anei, dimana terdapat banyak sekali jenis tatanan rambut chonmage yg tersedia tergantung status sosial dan tren saat itu. Istilah "chonmage" sendiri diambil dari simpul atas yang tipis dari kepala lelaki tua pada jaman itu.




2. 
Rambut Mohawk Suku Mohican


Isu yang paling banyak dipercaya adalah bahwa gaya rambut botak kiri dan kanan tersisa ditengah, paling mula diperkenalkan oleh suku Mohican dan Mohawk didataran Amerika Utara. Saat hendak bertempur ke medan perang para lelaki suku tersebut beramai ramai mencukur habis bagian kiri dan kanan rambut mereka lalu menyisakan di bagian tengah saja.

Dijaman modern, tepatnya masa Perang Dunia II anggota 101st Airbone Division alias Screaming Eagles mengikuti paham itu : seluruh anggota pasukan membotaki bagian rambut kiri dan kanan dan membiarkan bagian tengahnya. Sejumput orang kemudian beranggapan bahwa skema Punk Rock sejatinya terinspirasi oleh Travis dan belakangan mengimprovisasisnya sampai-sampai mohawk malah jadi identik dengan musik punk.




3. Rambut Setengah Botak Suku Manchu


Bangsa Manchu adalah keluarga keturunan bangsa Yunchen yg bertempat tinggal di Manchuria. Pada awal abad XVII mereka berhasil membentuk pemerintahan dibawah pimpinan Nurchachu (Nurchachi) yakni Shun Chih (1644-1622 M). Tugas utama Shun Chih ialah memperkuat kerajaan. 

Karena masih terdapat sisa sisa keluarga Dinasti Ming, serta munculnya pemberontakan2 dibawah pimpinan Wu San Kuei dan Li Tsu Ceng. Namun kemudian pemberontakan2 tersebut akhirnya terpecah. Li Tsu Ceng menggabungkan diri dengan bansa Manchu, sedangkan Wu San Kuei bergabung dengan sisa sisa keluarga Ming yg bertahan di Hanchow, Canton, dan Foochow, namun akhirnta berhasil ditemukan.

Salah satu usaha yg dilakukan oleh Shun Chih dalan upaya memperkuat kekuasaan adalah tiap tiap orang Tiongkok harus berkucir sebagai tanda takluk dan untuk membedakan dengan bangsa Manchu. Penampilan pria dimasa itu adalah dengan kucir panjang dan bagian kepala depan dicukur klimis. Ini dimaksudkan untuk menghormati kuda yang merupakan teman sejati suku Manchu.




4. Rambut Gimbal 
Suku Himba 


Suku Himba dibawah laut Namibia, afrika selatan, mempunyai tradisi menata rambut yg unik, pria wanita dan anak anak membuat rambut mereka menjadi gimbal dengan kepangan yg rumit. Dibentuk dari campuran bulu kambing, jerami mentega dan lumpur. Setiap haru mereka biasa menghabiskan waktu beberapa jam hanya untuk mengepang dan berhias.




5. Rambut Leluhur Suku Miao 


Walaupun tradisinya sedikit aneh yaitu menggunakan topi dari kumpulan rambut leluhurnya dengan menggunakan tanduk sapi sebagai penyangganya. Tapi kita harus salut sama suku Miao du Soujia, Liupanshui, barat daya Tiongkok. Ya mengingat zaman sekarang sudah banyak perubahan terutama perkembangan teknologi yg semakin pesat, tpi masih ada dibelahan dunia yg tetap memegang teguh budaya Miao.

Wig dari kumpulan rambut leluhur itu dulunya rigunakan oleh semua orang disana, talpi sekarang ini hanya digunakan sama kaum wanitanya saja, yaitu digunakan hanya saat acara2 tertentu seperti pernikahan dan festivel.




6. Sanggul daerah Jawa Tengah (Ukel Konde)


Sanggul tradisional atau ukel konde ini sudah umum dipakai oleh para gadis dan orang dewasa. pada zaman dahulu bentuk sanggul ini kecil dan tempatnya agak diatas kepala. Rambut kaum wanita pada zaman dahulu selalu panjang dan pada waktu mereka akan pergi mandi atau berpergian rambutnya selalu dikonde. Letaknya disebelah atas atau bagian puncak kepala dan bentuknya kecil bulat menonjol.

Pada zaman Pakubuwono X, hampir semua segi kebudayaan mencapai titik kesempurnaan, termasuk seni tata rias rambut. Oleh karena itu bentuk sanggul tradisional pun semakin disempurnakan sehingfa bentuknya ada yg lebih besar, berbentuk bula t telur (lonjong) atau gepeng (pipih).







sumber: anehdunia.com
.